20 November 2025
Share:

Bisnissawit.com – Emiten perkebunan milik Grup Sampoerna, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), resmi mengalami perubahan pengendali setelah Twinwood Family Holdings Limited melepas seluruh saham pengendali kepada AGPA Pte. Ltd., anak usaha POSCO International Corporation asal Korea Selatan. Transaksi ini mencakup 1,19 miliar saham atau setara 65,72% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh SGRO.

Corporate Secretary SGRO, Eris Ariaman, menyampaikan bahwa nilai transaksi tidak diungkap, namun memastikan perubahan pengendali ini tidak akan berdampak signifikan terhadap operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun keberlanjutan bisnis perusahaan. Ia menegaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan informasi material karena membawa pengendali baru bagi SGRO.

Perubahan struktur kepemilikan ini melanjutkan proses yang sudah berjalan sejak tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan tahunan 2024, pada 27 Agustus 2024, Sampoerna Agri Resources Pte. Ltd. (SAR) telah menjual 1.267.217.500 saham atau 69,68% kepemilikannya kepada Twinwood Family Holdings SFO Limited, yang masih terafiliasi dengan SAR. Kala itu, Putera Sampoerna masih tercatat sebagai pemilik manfaat akhir.

Sebelum dilepas ke AGPA, Twinwood menggenggam 65,72% saham SGRO, sementara publik menguasai 34,27%. AGPA Pte. Ltd., yang berbasis di Singapura dan didirikan pada November 2021 oleh POSCO International, berperan sebagai induk investasi kelapa sawit. Perusahaan ini memiliki strategi ekspansi agresif melalui akuisisi perkebunan, pembangunan fasilitas penyulingan minyak sawit, hingga produksi biofuel. Seluruh saham AGPA berada langsung di bawah kendali POSCO International.

POSCO International merupakan perusahaan global di bidang perdagangan dan investasi yang berada dalam naungan POSCO Group. Perusahaan ini berawal dari Daewoo Corporation sebelum berkembang menjadi pemain besar yang menangani bisnis perdagangan, energi, agrikultur, hingga material baterai. Di Indonesia, POSCO International hadir melalui sejumlah entitas seperti PT Krakatau POSCO (baja terintegrasi), PT POSCO INTERNATIONAL INDONESIA (perdagangan), hingga POSCO DX Indonesia (konstruksi).

Baca Juga:  Akademisi UNRI Bahas Pola Kemitraan Kelapa Sawit yang Ideal di Riau

Sumber: Katadata.co.id