19 Juli 2025
Share:

Bisnissawit.com – Hujan deras yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah sentra kelapa sawit di Malaysia turut mendorong melonjaknya harga crude palm oil (CPO) pada tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) periode Jumat, 18 Juli 2025.

Dilansir dari mediaperkebunan.id, lonjakan harga CPO ini tercermin dari hasil tender di tiga pelabuhan utama, Belawan, Dumai, dan Talang Duku, yang masing-masing mencatat kenaikan sebesar Rp195 per kilogram (Kg). Dengan kenaikan tersebut, harga CPO menembus level Rp14.550 per Kg, naik dari Rp14.360 per Kg pada hari sebelumnya, Kamis (17/7/2025), yang hanya mengalami kenaikan tipis sebesar Rp10 per Kg.

Kondisi banjir di Malaysia disebut berdampak pada terganggunya pasokan dan operasional kebun sawit di beberapa wilayah negara bagian. Menurut laporan dari tradingeconomics.com, Malaysia kini tengah menghadapi tantangan besar akibat cuaca ekstrem dan mulai mengambil langkah mitigasi.

Di tingkat global, harga CPO juga dipengaruhi oleh penguatan harga minyak nabati lain di dua bursa dunia yakni Chicago Board of Trade (CBOT) di Amerika Serikat dan Bursa Dalian di Tiongkok. Kenaikan ini menambah tekanan terhadap harga CPO, menjadikannya ikut terdorong naik seiring tren komoditas sejenis.

Namun, di tengah peningkatan harga, pasar juga dihadapkan pada kekhawatiran terkait permintaan jangka pendek. Hal ini terjadi karena stok yang relatif tinggi di negara-negara importir besar seperti India dan Tiongkok, yang dapat menahan laju pembelian dalam waktu dekat.

Sementara itu, dari sisi kebijakan perdagangan internasional, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana untuk meninjau tarif impor terhadap lebih dari 150 mitra dagang menjelang tenggat waktu bulan Agustus 2025.

Ketidakpastian global pun kian meningkat. Meski begitu, Indonesia mendapatkan kabar baik karena tarif impor CPO dari negeri Paman Sam diturunkan dari 32 persen menjadi 19 persen, memberi angin segar bagi ekspor kelapa sawit nasional.

Baca Juga:  Tanda Pemulihan, Harga CPKO Mulai Naik dalam Tender KPBN Awal Juli 2025

Berikut hasil tender harga CPO per Kg (belum termasuk PPN) di KPBN, Jumat (18/7/2025):

  • Belawan: Rp14.555 – EOP
    (sebelumnya Rp14.360 – Unilever/ARM, naik Rp195)
  • Dumai: Rp14.555 – IBP
    (sebelumnya Rp14.360 – AGM, naik Rp195)
  • Talang Duku (FOB): Rp14.355 – MM
    (sebelumnya Rp14.160 – AGM, naik Rp195)

Kombinasi cuaca ekstrem, dinamika pasar minyak nabati, dan perubahan kebijakan dagang global menjadi faktor utama yang membentuk tren harga CPO pekan ini. Para pelaku industri diharapkan terus mencermati perkembangan cuaca dan kebijakan internasional guna mengantisipasi fluktuasi lanjutan.