10 Juni 2025
Share:

Bisnissawit.comPT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT), perusahaan kelapa sawit yang berada di bawah naungan Rajawali Corpora milik Peter Sondakh, menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Tahap I Tahun 2025 dengan nilai penawaran sebesar Rp100 miliar.

Dikutip dari Market Bisnis, Selasa (10/6/25), penerbitan ini merupakan bagian dari program Sukuk Mudharabah Berkelanjutan dengan total target penggalangan dana mencapai Rp475 miliar.

Sukuk ini diterbitkan dalam dua seri dengan jangka waktu masing-masing 370 hari dan 3 tahun, serta telah memperoleh peringkat idA-sy (Single A Minus Syariah) dari Pefindo.

BWPT menyatakan bahwa sekitar 40% dari dana hasil penerbitan sukuk akan dialokasikan untuk mengganti sumber dana utang sebelumnya, khususnya pembayaran pokok obligasi yang telah digunakan untuk kegiatan usaha yang sesuai prinsip syariah.

Sementara sisanya akan digunakan untuk keperluan operasional seperti pembelian tandan buah segar, minyak sawit mentah (CPO), dan pupuk.

Per akhir 2024, BWPT mencatat total kewajiban sebesar Rp7,34 triliun, terdiri dari liabilitas jangka pendek Rp2,32 triliun dan jangka panjang Rp5,01 triliun. (*)

Baca Juga:  Harga CPO Naik, Bos Sawit Sumringah di Bulan Kemerdekaan