Jakarta, 18 September 2025 – Hampir 100 pelanggan benih kelapa sawit berkumpul untuk saling bertukar pengetahuan, mengeksplorasi solusi berbasis riset, serta memperkuat upaya meningkatkan produktivitas dan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan.
Acara yang diselenggarakan oleh Dami Mas, divisi benih dibawah naungan Sinar Mas Agribusiness and Food, mempertemukan para profesional perkebunan, peneliti, dan agronomis dengan tujuan bersama: meningkatkan hasil tanpa memperluas lahan.
Dengan produksi minyak sawit global yang mulai menunjukkan tanda-tanda stagnasi, peningkatan produktivitas menjadi prioritas utama bagi Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar di dunia. Pemerintah Indonesia telah menetapkan target nasional untuk hampir menggandakan produktivitas menjadi 7 tons per hectare, menjadikan inovasi dan kolaborasi di lapangan sebagai hal yang sangat penting.
“Bagi perkebunan besar maupun petani, upaya ke depannya adalah melakukan peremajaan dengan varietas benih yang lebih baik dan mengadopsi praktik agronomi terbaik,” ujar Septianus Harianja, VP Agronomi, Sinar Mas Agribusiness and Food.
“Dengan menggabungkan riset terbaru dari SMART Research Institute (SMARTRI) dengan pendampingan praktis, kami membantu customer menghadapi tantangan produktivitas dan keberlanjutan secara langsung,” tambahnya.
Salah satu sorotan acara ini adalah pemaparan mendalam mengenai teknologi benih terbaru Dami Mas, termasuk varietas DxP Dami Mas IGR (Intermediate Ganoderma Resistant). Dikembangkan melalui riset dan uji lapangan bertahun-tahun, benih ini menawarkan perlindungan lebih baik terhadap Ganoderma boninense — penyakit jamur yang sulit dikendalikan, menyebabkan busuk pangkal batang dan menjadi salah satu ancaman serius bagi sektor kelapa sawit.
Di area yang terdampak penyakit ini, benih IGR terbukti menghasilkan performa hingga 50% lebih baik dibandingkan varietas konvensional, memberikan alat penting bagi pekebun untuk meningkatkan ketahanan dan menjaga hasil panen dalam kondisi penuh tekanan.
Acara ini juga menampilkan diskusi praktis mengenai tips peremajaan, tahap penting dalam siklus budidaya kelapa sawit yang menentukan produktivitas jangka panjang.
Suryanto Bun, CEO PT Dami Mas Sejahtera, menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk mendukung petani, perusahaan, dan mitra bisnis dalam melalui tahap krusial budidaya ini.
“Kehadiran banyak pelanggan baru maupun lama merupakan bukti semangat kolaborasi dan inovasi yang mendorong kemajuan industri kelapa sawit Indonesia. Kami senang dapat mendukung para pelanggan untuk menerapkan praktik peremajaan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain berbagi pengetahuan, acara ini juga memberikan apresiasi kepada pelanggan yang telah menerapkan wawasan dan keahlian tersebut dalam operasional mereka. Dami Mas memberikan penghargaan dalam tiga kategori: Continuous Commitment Partner, Innovation Partnership, dan Top Volume Growth.
Dengan menggabungkan wawasan ilmiah dan penerapan nyata, acara customer gathering ini kembali menegaskan peran Dami Mas sebagai mitra terpercaya dalam industri kelapa sawit. Dari memberdayakan pekebun dengan benih unggul dan keahlian agronomi hingga membuka jalan menuju hasil yang lebih baik, ketahanan yang lebih kuat, dan masa depan yang lebih berkelanjutan.