11 Januari 2025
Share:

Bisnissawit.com – Saat ini telah terbentuk asosiasi yang mewadahi pelaku usaha perkebunan kelapa sawit yang tidak hanya mencakup pemilik kebun skala kecil dan menengah, juga penyedia jasa dan layanan terkait kelapa sawit. Keberadaan organisasi ini diharapkan dalam mendukung pemerintah untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dan swasembada pangan serta energi berbasis perkebunan kelapa sawit, Sabtu (11/1/2024).

Ketua GAPERKASINDO (Gabungan Pengusaha Pertanian & Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia),  Hasyari Nasution menjelaskan jika organisasi yang ia pimpin miliki visi dimaksud mewujudkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dan berdaya saing melalui pemberdayaan lingkungan petani, pengembangan ekonomi lokal, dan peningkatan kesejahteraan Bangsa Indonesia. Beranggotakan perusahaan pemilik perkebunan kelapa sawit skala kecil dan menengah, perusahaan penyedia pupuk dan sarana pertanian serta perusahaan penyedia jasa seperti pelatihan, konsultan, pengembangan industri pengolahan serta usaha terkait kelapa sawit. 

“Saat ini anggota GAPERKASINDO terbesar di sejumlah provinsi sentra yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan yang rencananya akan dikembangkan badan pengurus daerah”, jelas Hasyari. 

GAPERKASINDO dalam mewujudkan visinya akan menyelenggarakan kegiatan yakni membantu akselerasi penerapan ISPO dan supply chain, memberikan masukan terkait kebijakan perkelapa sawitan dan strategi pengembangan kelapa sawit terintegrasi pangan dan energi, memfasilitasi implementasi carbon trading pada perkebunan kelapa sawit, membantu percepatan realisasi program peremajaan sawit rakyat, sarana prasarana dan SDM guna peningkatan produksi perkebunan perkebunan rakyat serta penguatan keberlanjutan kelembagaan usaha petani, memfasilitasi penerapan standarisasi perusahaan penyedia jasa dan layanan terkait kelapa sawit untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, dan membantu melakukan promosi untuk memperkuat image positif kelapa sawit nasional, sosialisasi penerapan budidaya sesuai kaidah teknis dengan mempertimbangkan jejak karbon serta menyebarluaskan program ataupun kebijakan pemerintah.

Baca Juga:  Laba Naik 65%, Perusahaan Sawit TAPG Bagi Dividen Rp992 Miliar

“Kami siap mendukung berbagai kebijakan strategis pemerintah dan berkontribusi pada pengembangan perkebunan yang berkelanjutan. Kehadiran kami diharapkan dapat memberikan warna baru bagi perkelapasawitan nasional”, tambah Hasyari, pengusaha perkebunan yang berdomisili di Provinsi Riau.