7 Agustus 2025
Share:

Bisnissawit.com – Harga tandan buah segar (TBS) sawit milik petani mitra plasma di Provinsi Jambi kembali mengalami kenaikan untuk periode 8–14 Agustus 2025. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (PK) di pasar domestik maupun global.

Berdasarkan data yang dilansirMediaperkebunan.id, Kamis (7/8/2025), harga TBS untuk tanaman sawit berusia 10–20 tahun yang termasuk kategori tertinggi dalam penetapan harga plasma ini mengalami kenaikan sebesar Rp 46,54 per kilogram. Harga sebelumnya yang tercatat Rp 3.492,33 per kg kini naik menjadi Rp 3.538,87 per kg.

Kenaikan ini tak lepas dari tren positif harga CPO dan PK. Dinas Perkebunan (Disbun) Jambi melalui Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan Strategis (PPHPS) mencatat harga CPO naik Rp 38,42, dari Rp 14.259,28 menjadi Rp 14.297,70 per kg. Sementara itu, harga PK melonjak lebih tinggi, yakni Rp 777,65 per kg, dari Rp 11.552,13 menjadi Rp 12.329,78 per kg.

Berikut rincian harga TBS plasma Jambi periode 8–14 Agustus 2025 berdasarkan usia tanaman:

  • Usia 3 tahun: Rp 2.755,80
  • Usia 4 tahun: Rp 2.949,62
  • Usia 5 tahun: Rp 3.084,78
  • Usia 6 tahun: Rp 3.213,23
  • Usia 7 tahun: Rp 3.294,22
  • Usia 8 tahun: Rp 3.364,92
  • Usia 9 tahun: Rp 3.430,76
  • Usia 10–20 tahun: Rp 3.538,87 (naik dari Rp 3.492,33)
  • Usia 21–24 tahun: Rp 3.434,01
  • Usia 25 tahun: Rp 3.279,42

Indeks “k” untuk penetapan harga minggu ini tetap berada di angka 93,65. Kenaikan harga ini menjadi angin segar bagi petani plasma di tengah fluktuasi pasar yang dinamis, sekaligus menegaskan pentingnya peran harga CPO dan PK dalam menentukan kesejahteraan petani sawit.

Baca Juga:  Awal Februari 2025, Harga CPO Dongkrak Harga TBS di Sumsel