Bisnissawit.com – Menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Jambi mendapat “hadiah” berupa kenaikan harga pembelian tandan buah segar (TBS) untuk usia tanam 10–20 tahun sebesar Rp 74,81 per kilogram (Kg).
Dilansir dari Mediaperkebunan.id, Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan Provinsi Jambi harga baru ini berlaku selama periode 15–21 Agustus 2025.
Kenaikan harga dipicu oleh tiga faktor utama. Pertama, harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) naik Rp 70,11 per Kg menjadi Rp 14.367,81 per Kg. Kedua, harga penjualan inti sawit atau palm kernel (PK) melonjak Rp 432,51 per Kg menjadi Rp 12.762,29 dari sebelumnya Rp 12.329,78 per Kg. Ketiga, persentase Indeks K meningkat 1,02% dari 93,65% menjadi 94,67%.
Dengan penyesuaian ini, harga TBS mitra plasma Jambi untuk usia tanam 10–20 tahun berada di kisaran Rp 3.613,68 per Kg, dari sebelumnya Rp 3.538,87 per Kg. Untuk usia tanam lainnya, harga berada di level Rp 3.000-an per Kg, kecuali usia tanam 3 tahun yang masih di kisaran Rp 2.810-an per Kg.
Daftar harga TBS mitra plasma Jambi periode 15–21 Agustus 2025:
- 3 tahun: Rp 2.811,75
- 4 tahun: Rp 3.011,78
- 5 tahun: Rp 3.149,60
- 6 tahun: Rp 3.280,63
- 7 tahun: Rp 3.363,29
- 8 tahun: Rp 3.435,67
- 9 tahun: Rp 3.502,77
- 10–20 tahun: Rp 3.613,68 (naik Rp 74,81)
- 21–24 tahun: Rp 3.506,98
- 25 tahun: Rp 3.349,80
Catatan harga:
- CPO: Rp 14.367,81 (naik Rp 70,11)
- PK: Rp 12.762,29 (naik Rp 432,51)
- Indeks K: 94,67% (naik 1,02%)