13 Agustus 2025
Share:

Bisnissawit.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau mendapat “kado” manis berupa kenaikan harga tandan buah segar (TBS).

Kebijakan ini diumumkan oleh Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra di Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan Riau, berlaku untuk periode 13–19 Agustus 2025. Kenaikan berlaku di seluruh kategori usia tanam, mulai 3 hingga 25 tahun.

Khusus untuk TBS usia tanam 9 tahun (kategori premium) harga naik Rp 22,79 menjadi Rp 3.631,58 per kilogram (Kg) dari sebelumnya Rp 3.608,79. Kenaikan ini dipicu oleh menguatnya harga crude palm oil (CPO) dan palm kernel (PK) dalam sepekan terakhir.

Harga CPO mitra plasma naik Rp 17,14 menjadi Rp 14.575,36 per Kg, sementara harga PK melonjak signifikan sebesar Rp 412,11 menjadi Rp 13.128,46 per Kg. Faktor lain seperti biaya operasional tidak langsung (BOTL), harga cangkang, dan indeks K tercatat stabil di level pekan sebelumnya. BOTL tetap 1,31 persen, harga cangkang Rp 18,01, dan indeks K di angka 92,18 persen.

Daftar harga TBS mitra plasma Riau periode 13–19 Agustus 2025:

  • Umur 3 tahun: Rp 2.801,11
  • Umur 4 tahun: Rp 3.173,53
  • Umur 5 tahun: Rp 3.362,84
  • Umur 6 tahun: Rp 3.509,03
  • Umur 7 tahun: Rp 3.584,82
  • Umur 8 tahun: Rp 3.627,14
  • Umur 9 tahun: Rp 3.631,58
  • Umur 10–20 tahun: Rp 3.612,37
  • Umur 21 tahun: Rp 3.555,95
  • Umur 22 tahun: Rp 3.501,94
  • Umur 23 tahun: Rp 3.444,17
  • Umur 24 tahun: Rp 3.380,89
  • Umur 25 tahun: Rp 3.309,68

Kenaikan ini diharapkan memberi semangat tambahan bagi petani sawit di Riau, sekaligus menjadi momentum positif di tengah peringatan kemerdekaan. (*)

Baca Juga:  PalmCo Buktikan Transformasi Nyata, Produktivitas Sawit Kian Melonjak