Bisnissawit.com — Setelah mengalami tekanan harga selama beberapa pekan terakhir, harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) sawit dari petani mitra plasma di Provinsi Jambi akhirnya menunjukkan sinyal pemulihan untuk periode 23 hingga 29 Mei 2025.
Menurut informasi resmi dari Bidang Pemasaran Strategis Produk Hasil Perkebunan (PSPHP) Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Kamis, 22 Mei 2025, kenaikan tercatat pada kelompok usia tanam 10–20 tahun, yakni sebesar Rp 34,87 per kilogram, sehingga harga TBS pada kelompok usia ini menjadi Rp 3.327,64 per Kg.
Meski begitu, sebagian besar TBS dari usia tanaman yang lebih muda — seperti 3 hingga 5 tahun — masih berada di kisaran harga Rp 2.500–2.800 per Kg, menandakan bahwa pemulihan belum merata di seluruh segmen usia tanaman.
Dalam periode yang sama, harga Crude Palm Oil (CPO) ditetapkan sebesar Rp 13.036,42 per Kg, naik Rp 238,92 dibanding periode sebelumnya yang berada di angka Rp 12.797,50 per Kg. Sebaliknya, harga Palm Kernel (PK) mengalami penurunan cukup signifikan, dari Rp 16.921,05 menjadi Rp 12.632,37 per Kg, atau turun sebesar Rp 288,68 per Kg.
Sementara itu, Indeks K — komponen penting dalam penentuan harga TBS — ditetapkan sebesar 94,57 persen, hanya sedikit terkoreksi dari minggu sebelumnya yang berada di angka 94,56 persen.
Berikut daftar harga TBS mitra plasma di Jambi untuk periode 23–29 Mei 2025:
| Usia Tanam | Harga per Kg |
|---|---|
| 3 tahun | Rp 2.582,70 |
| 4 tahun | Rp 2.772,83 |
| 5 tahun | Rp 2.899,22 |
| 6 tahun | Rp 3.019,45 |
| 7 tahun | Rp 3.095,46 |
| 8 tahun | Rp 3.162,64 |
| 9 tahun | Rp 3.224,05 |
| 10–20 tahun | Rp 3.327,64 |
| 21–24 tahun | Rp 3.230,45 |
| 25 tahun | Rp 3.087,61 |
Pergerakan harga TBS ini menjadi perhatian penting bagi para pelaku industri sawit, khususnya petani plasma, di tengah fluktuasi harga komoditas sawit global yang masih berlangsung. Kenaikan pada CPO menjadi sinyal positif, namun penurunan harga PK dan stagnasi pada kelompok usia muda tetap menjadi tantangan yang perlu diantisipasi. (*)