4 September 2025
Share:

Bisnissawit.com – Harga tandan buah segar (TBS) sawit milik petani mitra plasma di Provinsi Jambi kembali terkoreksi pada periode 5–11 September 2025. Penurunan ini dipicu melemahnya harga jual minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan inti sawit (palm kernel/PK) di pasaran.

Berdasarkan penetapan yang diumumkan Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan Strategis (PPHPS) Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS seluruh kelompok umur mengalami koreksi, meskipun nilainya tidak terlalu besar.

Untuk kelompok umur 10–20 tahun yang menjadi kategori premium, harga TBS turun Rp14,49 menjadi Rp3.624,93 per kilogram. Adapun TBS umur 3 tahun masih bertahan di level Rp2.816,49 per kilogram, sementara mayoritas kelompok umur lain berada di kisaran Rp3.000-an per kilogram.

Penurunan Harga CPO dan PK

Selain TBS, harga jual CPO juga terkoreksi. Dari data yang dilansir Mediaperkebunan.id, Kamis (4/9/25), CPO tercatat turun Rp42,04 per kilogram menjadi Rp14.282,29 per kilogram. Sementara PK melemah cukup tajam, turun Rp115,29 sehingga berada di level Rp13.338,04 per kilogram. Dengan kondisi ini, upaya harga PK menembus Rp13.500-an per kilogram kembali tertahan.

Meski demikian, indeks K untuk periode ini masih bertahan di level 94,67 persen.

Rincian Harga TBS Plasma Jambi (Periode 5–11 September 2025)

  • 3 tahun: Rp2.816,49
  • 4 tahun: Rp3.020,82
  • 5 tahun: Rp3.158,75
  • 6 tahun: Rp3.289,91
  • 7 tahun: Rp3.372,76
  • 8 tahun: Rp3.445,70
  • 9 tahun: Rp3.512,77
  • 10–20 tahun: Rp3.624,93 (turun Rp14,49)
  • 21–24 tahun: Rp3.518,56
  • 25 tahun: Rp3.362,07

Dengan tren ini, harga TBS petani plasma Jambi masih tergolong stabil meski tertekan oleh dinamika pasar CPO dan PK global. (*)

Baca Juga:  Potensi 1 Juta Ton CPO Aceh Menunggu Sentuhan Industri Hilir