Bisnissawit.com – Menjelang akhir September 2025, petani sawit mitra plasma di Sumatera Utara mendapat kabar positif dari Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Sumut. Harga tandan buah segar (TBS) kembali naik meski tipis, yakni sebesar Rp14,41 per kilogram (Kg) untuk kategori usia tanam 10–20 tahun. Penetapan ini berlaku sepanjang periode 24–30 September 2025.
Keputusan tersebut merupakan hasil rapat Kelompok Kerja (Pokja) Teknis Tim Rumus Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Provinsi Sumut yang dipimpin Prof. Ponten M. Naibaho. Kenaikan harga TBS kali ini didorong oleh membaiknya harga dua produk turunan utama, yakni crude palm oil (CPO) dan palm kernel (PK).
Harga penjualan CPO tercatat naik Rp56,66 per Kg menjadi Rp14.482,09, sementara harga PK meningkat Rp35,20 per Kg menjadi Rp13.810,20. Adapun besaran Indeks K tetap bertahan di angka 92,92 persen, sama seperti periode sebelumnya.
Dinas Perkebunan melalui Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) juga merilis daftar harga TBS plasma Sumut untuk periode 24–30 September 2025 sebagai berikut:
- Usia 3 tahun: Rp2.825,88
- Usia 4 tahun: Rp3.096,18
- Usia 5 tahun: Rp3.285,06
- Usia 6 tahun: Rp3.378,32
- Usia 7 tahun: Rp3.406,95
- Usia 8 tahun: Rp3.499,71
- Usia 9 tahun: Rp3.564,24
- Usia 10–20 tahun: Rp3.651,71 (sebelumnya Rp3.638,30, naik Rp13,41)
- Usia 21 tahun: Rp3.644,86
- Usia 22 tahun: Rp3.597,76
- Usia 23 tahun: Rp3.562,77
- Usia 24 tahun: Rp3.447,04
- Usia 25 tahun: Rp3.343,43
Dengan adanya kenaikan ini, meski relatif kecil, petani plasma di Sumut tetap menyambut baik karena menambah optimisme di tengah fluktuasi pasar sawit yang masih berlangsung.