11 Februari 2026
Share:

Bisnissawit.com – Pemerintah Provinsi Riau resmi menetapkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya untuk Periode 11–24 Februari 2026. Berdasarkan hasil rapat penetapan, harga TBS mengalami penurunan tipis sebesar Rp 26,16 per kilogram untuk kelompok umur 9 tahun.

Pada periode ini, harga TBS untuk tanaman umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp 3.642,08 per kg. Angka tersebut menjadi salah satu acuan utama karena umur 9 tahun umumnya berada pada fase produktif optimal.

Rincian Harga TBS Berdasarkan Umur Tanaman

Berikut daftar lengkap harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya Provinsi Riau Periode 11–24 Februari 2026:

  • Umur 3 tahun: Rp 2.821,43/kg
  • Umur 4 tahun: Rp 3.145,92/kg
  • Umur 5 tahun: Rp 3.375,42/kg
  • Umur 6 tahun: Rp 3.505,22/kg
  • Umur 7 tahun: Rp 3.584,24/kg
  • Umur 8 tahun: Rp 3.627,54/kg
  • Umur 9 tahun: Rp 3.642,08/kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp 3.604,55/kg
  • Umur 21 tahun: Rp 3.544,25/kg
  • Umur 22 tahun: Rp 3.474,70/kg
  • Umur 23 tahun: Rp 3.395,61/kg
  • Umur 24 tahun: Rp 3.335,69/kg
  • Umur 25 tahun: Rp 3.286,56/kg
  • Umur 26 tahun: Rp 3.268,86/kg
  • Umur 27 tahun: Rp 3.241,53/kg
  • Umur 28 tahun: Rp 3.189,68/kg
  • Umur 29 tahun: Rp 3.151,55/kg
  • Umur 30 tahun: Rp 3.064,38/kg

Faktor Penentu Harga

Penetapan harga TBS periode ini turut dipengaruhi oleh sejumlah indikator, di antaranya:

  • Indeks K: 92,23%
  • BOTL: 0,71
  • Harga CPO: Rp 14.766,77/kg
  • Harga Kernel: Rp 13.739,00/kg
  • Nilai Cangkang: Rp 26,34/kg

Harga Crude Palm Oil (CPO) dan kernel menjadi komponen utama dalam perhitungan harga TBS di tingkat petani. Dengan indeks K sebesar 92,23 persen, perhitungan harga mencerminkan pembagian proporsi yang diterima petani dalam skema kemitraan swadaya.

Tren dan Dampaknya ke Petani

Penurunan sebesar Rp 26,16/kg pada kelompok umur 9 tahun menunjukkan adanya tekanan tipis pada harga, meskipun secara umum harga TBS masih berada di atas kisaran Rp 3.600/kg untuk tanaman usia produktif.

Baca Juga:  CEO Forum: KPBN Proyeksikan Harga CPO 2026 di Kisaran RM 4.000–4.200/MT

Bagi petani swadaya di Riau, fluktuasi harga ini tetap menjadi perhatian utama, terutama dalam menjaga stabilitas pendapatan di tengah dinamika harga CPO global dan biaya operasional kebun.

Pemerintah Provinsi Riau melalui tim penetapan harga TBS secara berkala melakukan evaluasi berdasarkan data harga CPO, kernel, serta parameter teknis lainnya guna memastikan harga yang ditetapkan tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku dan melindungi kepentingan petani.