30 September 2025
Share:

Bisnissawit.com – Memasuki pekan pertama Oktober 2025, petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau mendapatkan kabar baik dengan adanya kenaikan harga tandan buah segar (TBS) meski dalam jumlah relatif kecil.

Kepastian ini diperoleh dari rapat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra pada Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau yang digelar di Pekanbaru, Selasa (30/9/2025). Hasil keputusan tersebut berlaku untuk periode 1–7 Oktober 2025.

Untuk TBS dari tanaman berusia 9 tahun, kategori premium, harga tercatat naik Rp 16,23 per kilogram (Kg). Kenaikan tipis ini tetap memberikan dorongan positif, terutama karena didukung penguatan harga dua produk turunan sawit lainnya, yaitu crude palm oil (CPO) dan palm kernel (PK).

Sepanjang periode ini, harga CPO meningkat Rp 7,14 per Kg dari Rp 14.574,47 menjadi Rp 14.581,61 per Kg. Sementara itu, harga PK melonjak signifikan sebesar Rp 313,68 per Kg, dari Rp 13.694,31 menjadi Rp 14.007,99.

Adapun daftar harga TBS mitra plasma Riau nomor 35 untuk periode 1–7 Oktober 2025 adalah sebagai berikut:

  • Umur 3 tahun: Rp 2.855,17
  • Umur 4 tahun: Rp 3.230,71
  • Umur 5 tahun: Rp 3.422,16
  • Umur 6 tahun: Rp 3.570,28
  • Umur 7 tahun: Rp 3.647,87
  • Umur 8 tahun: Rp 3.690,88
  • Umur 9 tahun: Rp 3.695,92 (Naik Rp 16,23)
  • Umur 10–20 tahun: Rp 3.676,83
  • Umur 21 tahun: Rp 3.620,03
  • Umur 22 tahun: Rp 3.565,82
  • Umur 23 tahun: Rp 3.507,67
  • Umur 24 tahun: Rp 3.444,06
  • Umur 25 tahun: Rp 3.372,38

Catatan tambahan:

  • Harga CPO: Rp 14.581,61 (naik Rp 7,14)
  • Harga PK: Rp 14.007,99 (naik Rp 313,68)
  • Harga Cangkang: Rp 17,38 (tetap)
  • Indeks K: 92,75% (tetap)
  • BOTL: 1,31% (tetap)
Baca Juga:  Mengenal Sutiyem, Petani Sawit dari Langkat yang Sukses Meraih Sertifikasi RSPO