Bisnissawit.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik petani swadaya di Provinsi Riau untuk periode 12–18 November 2025 mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya. Informasi ini tertuang dalam Surat Penetapan Harga TBS Sawit Nomor 41 yang diterbitkan oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau.
Untuk tanaman sawit berumur 9 tahun, harga TBS petani swadaya ditetapkan turun Rp118,67 per kilogram atau sekitar 3,38 persen, sehingga kini berada di angka Rp3.390,42 per kilogram.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja, menjelaskan bahwa penurunan harga TBS kali ini disebabkan oleh melemahnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan kernel di pasaran.
“Harga CPO dan kernel sama-sama turun, masing-masing sebesar Rp390,42 dan Rp822,34 per kilogram. Kondisi ini otomatis berimbas pada harga TBS petani,” ujarnya dikutip dari Media Perkebunan, Rabu (12/11/2025).
Data dari Disbun menunjukkan bahwa harga CPO saat ini berada pada level Rp13.853,67 per kilogram, sedangkan kernel dijual dengan harga Rp12.080 per kilogram. Sementara itu, indeks K periode ini tercatat sebesar 92,62 persen.
Berikut daftar harga TBS petani kelapa sawit swadaya Provinsi Riau untuk periode 12–18 November 2025 berdasarkan umur tanaman:
- Umur 3 tahun: Rp2.623,73 per kg
- Umur 4 tahun: Rp2.927,31 per kg
- Umur 5 tahun: Rp3.142,79 per kg
- Umur 6 tahun: Rp3.264,22 per kg
- Umur 7 tahun: Rp3.337,58 per kg
- Umur 8 tahun: Rp3.378,11 per kg
- Umur 9 tahun: Rp3.390,42 per kg
- Umur 10–20 tahun: Rp3.354,52 per kg
- Umur 21 tahun: Rp3.297,48 per kg
- Umur 22 tahun: Rp3.231,95 per kg
- Umur 23 tahun: Rp3.157,45 per kg
- Umur 24 tahun: Rp3.101,06 per kg
- Umur 25 tahun: Rp3.054,76 per kg
Penurunan harga ini diharapkan bersifat sementara, seiring harapan akan stabilisasi harga CPO dan kernel di pasar global yang dapat kembali mengangkat pendapatan petani swadaya di Riau.