Bisnissawit.com — Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Kemitraan Swadaya menetapkan harga terbaru periode 5–11 November 2025. Dalam keputusan tersebut, harga TBS sawit mengalami penyesuaian dengan penurunan rata-rata, terutama untuk umur tanaman 9 tahun yang turun sebesar Rp117,82 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.
Berdasarkan hasil rapat penetapan, harga TBS sawit kemitraan swadaya Provinsi Riau untuk periode ini ditetapkan sebagai berikut:
- Umur 3 tahun: Rp2.717,29/kg
- Umur 4 tahun: Rp3.030,55/kg
- Umur 5 tahun: Rp3.252,42/kg
- Umur 6 tahun: Rp3.377,72/kg
- Umur 7 tahun: Rp3.453,77/kg
- Umur 8 tahun: Rp3.495,58/kg
- Umur 9 tahun: Rp3.509,09/kg
- Umur 10–20 tahun: Rp3.472,53/kg
- Umur 21 tahun: Rp3.414,06/kg
- Umur 22 tahun: Rp3.346,73/kg
- Umur 23 tahun: Rp3.270,17/kg
- Umur 24 tahun: Rp3.212,18/kg
- Umur 25 tahun: Rp3.164,62/kg
Selain itu, tim juga menetapkan Indeks K sebesar 92,62 persen dengan BOTL (Biaya Operasional, Transportasi, dan Lain-lain) 0,31, serta harga turunan lainnya yakni CPO Rp14.228,80/kg, kernel Rp12.917,59/kg, dan cangkang Rp26,10/kg.
Penurunan harga TBS kali ini dipengaruhi oleh fluktuasi harga CPO dan kernel di pasar global yang masih bergejolak, ditambah dengan faktor produksi di tingkat pabrik yang mulai stabil menjelang akhir tahun.
Dengan penetapan ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap seluruh perusahaan mitra dan petani sawit swadaya dapat mengikuti harga resmi yang telah ditetapkan agar tercipta stabilitas dan keadilan dalam rantai tata niaga kelapa sawit di daerah tersebut.