24 April 2025
Share:

Bisnissawit.com – Harga inti sawit atau palm kernel (PK) menunjukkan tren kenaikan sejak awal pekan ini, berdasarkan hasil tender yang digelar PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) pada Selasa, 22 April 2025. Kenaikan ini turut tercermin dalam penetapan harga di berbagai daerah sentra sawit seperti Riau dan Sumatera Utara (Sumut).

Dilansir dari Media Bisnis Sawit, data dari Dinas Perkebunan Riau menyebutkan, untuk periode 23-29 April 2025, harga PK produksi petani mitra plasma naik menjadi Rp 13.922,64 per kilogram, meningkat Rp 14,93 dari pekan sebelumnya. Sementara itu, harga PK dari mitra swadaya juga mengalami lonjakan signifikan sebesar Rp 671 menjadi Rp 14.763 per kilogram.

Kondisi serupa terjadi di Sumatera Utara. Tim teknis penetapan harga dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut menetapkan kenaikan harga PK mitra plasma sebesar Rp 42,21 menjadi Rp 13.835,31 per kilogram.

Sementara itu, di pasar internasional, harga minyak inti sawit berjangka tercatat stabil di level RM 7.815 per ton, mengacu pada data dari investing.com.

Adapun rincian harga tender KPBN pada 22 April 2025 di antaranya adalah:

• Belawan: Rp 13.988 (SDJP)

• Penawaran lainnya: Rp 13.953 (MM), dan Rp 13.875 (SMART)

Kondisi ini memberi angin segar bagi pelaku industri sawit dan petani, terutama di tengah fluktuasi pasar yang kerap terjadi. (*)

Baca Juga:  Harga CPO Anjlok Rp 150 dalam Tender PT KPBN pada 24 Februari 2024