Bisnissawit.com — Emiten milik Haji Isam, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), mencatatkan performa keuangan yang solid sepanjang 2025. Laba bersih perseroan melonjak signifikan hingga 101,19% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun 2025, PGUN membukukan laba bersih sebesar Rp 159,3 miliar, meningkat tajam dari Rp 79,18 miliar pada 2024. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan penjualan bersih yang mencapai Rp 792,72 miliar, atau naik 7,33% dari Rp 738,56 miliar.
Kontribusi terbesar penjualan masih berasal dari minyak kelapa sawit yang mencatatkan Rp 694,93 miliar, naik dari Rp 667,04 miliar. Penjualan inti sawit juga ikut terdongkrak menjadi Rp 96,46 miliar dari Rp 68,28 miliar. Sementara itu, penjualan cangkang tercatat menurun menjadi Rp 1,32 miliar dari Rp 3,23 miliar.
Dari sisi biaya, beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi Rp 515,41 miliar, turun dari Rp 519,64 miliar pada tahun sebelumnya. Hal ini mendorong laba bruto naik menjadi Rp 277,3 miliar dari Rp 218,91 miliar, sementara laba usaha ikut meningkat menjadi Rp 224,41 miliar dari Rp 150,69 miliar.
Pada sisi neraca, total aset PGUN tercatat sebesar Rp 2,52 triliun pada akhir 2025, sedikit menurun dari Rp 2,63 triliun pada 2024. Namun, liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp 602,11 miliar dari Rp 846,24 miliar, sedangkan ekuitas meningkat menjadi Rp 1,91 triliun dari Rp 1,79 triliun.
Sumber: Investor.id