Bisnissawit – Salah satu teknologi andalan dalam pengolahan kelapa sawit tampil memukau di acara “Menuju 3rd TPOMI 2025”. Sebuah unit mesin Decanter Series “PRODEC43” terbaru dengan berat 4 ton dipamerkan langsung dalam bentuk display fisik kepada para peserta, menyedot perhatian tinggi dari pelaku industri, tim teknis, hingga perwakilan purchasing.
Edo Prasetio Tanjung, Key Account Manager yang hadir dalam acara tersebut menjelaskan, unit yang ditampilkan adalah tipe terbaru dari seri E43 yang membawa sejumlah pembaruan signifikan dibanding pendahulunya.
“Dalam pertemuan kali ini kita memiliki display unit satu unit decanter terbaru, dengan seri E43. Mesin ini memiliki kelebihan dan keunggulan dari tipe sebelumnya. Untuk spesifikasinya, mesin ini memiliki panjang sekitar 5 meter, tinggi sekitar 1,2 meter, dan berat total kurang lebih 4 ton,” ujar Edo, Rabu (23/4/25).
Lebih lanjut, Edo menekankan pentingnya kehadiran demo unit secara langsung di lokasi. Hal ini dilakukan agar peserta tidak hanya mengenal produk dari brosur atau penawaran semata, tetapi bisa melihat wujud dan konstruksi aktual dari mesin Decanter Series “PRODEC43” tersebut.
“Kami membawa mesin ke event ini agar semua pelanggan bisa menyaksikan langsung secara detail. Karena banyak juga tim purchasing atau pihak lain yang belum pernah turun langsung ke pabrik, jadi ini jadi kesempatan mereka memahami bentuk dan kerja mesin tersebut,” jelasnya.
Kehadiran fisik Decanter Series “PRODEC43” seberat 4 ton ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama karena merupakan bagian dari peluncuran resmi tipe terbaru yang akan mendukung pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 45–60 ton TBS per jam dan mampu memproses sludge hingga 30 m³ per jam.
“Peserta sangat antusias karena ini juga merupakan launching produk terbaru. Banyak yang baru pertama kali melihat langsung unit decanter seukuran ini, biasanya mereka hanya tahu dari katalog,” tambah Edo.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggara acara atas kesempatan yang diberikan Media Perkebunan dan P3PI untuk menampilkan solusi pemrosesan minyak yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Media Perkebunan dan P3PI atas kepercayaannya. Semoga teknologi ini bisa memberikan solusi terbaik bagi customer, khususnya dalam proses pemisahan minyak di pabrik kelapa sawit,” tutupnya.
Acara “Menuju 3rd TPOMI 2025” ini sendiri menjadi ajang pemanasan menuju forum utama 3rd TPOMI 2025 yang akan digelar Media Perkebunan bersama P3PI di Bandung, Juli mendatang. Dukungan dari berbagai mitra teknologi dan pelaku industri memperkuat momentum transformasi sawit Indonesia ke arah yang lebih efisien dan berkelanjutan. (*)