5 Juni 2026
Share:

Bisnissawit.com – Minamas Plantation melalui anak usahanya, PT Budidaya Agrolestari (PT BAL), terus memperkuat komitmen kemitraan bersama masyarakat sekitar perkebunan melalui pembangunan kebun plasma. Kali ini, perusahaan merealisasikan program kebun plasma seluas sekitar 292,48 hektare di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Program tersebut ditandai dengan penandatanganan Akad Kredit Pembiayaan Kebun Plasma Koperasi Binjai Jaya Abadi bersama Bank Muamalat Indonesia. Pengembangan kebun plasma ini akan melibatkan sebanyak 408 pekebun yang tergabung dalam koperasi tersebut.

Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri Presiden Direktur PT BAL, Yustinus Lembang Setyo Putro, jajaran manajemen Minamas Plantation dari kantor pusat Jakarta serta Region Kalimantan Tengah & Barat. Turut hadir Head of Corporate Business Bank Muamalat Indonesia, Fajar Kurniawan, bersama jajaran serta pengurus dan pengawas Koperasi Binjai Jaya Abadi dari Desa Pelanjau Jaya, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang.

Dalam kesempatan tersebut, Yustinus Lembang Setyo Putro menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung hingga program plasma ini memasuki tahap pembiayaan. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari koordinasi, kerja sama, serta komitmen bersama antara perusahaan, koperasi, masyarakat, dan sektor perbankan.

Ia menegaskan, pembangunan kebun plasma bukan hanya bagian dari kewajiban kemitraan perusahaan, tetapi juga menjadi langkah nyata PT BAL dalam menciptakan pertumbuhan usaha yang berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Bagi PT BAL, program plasma bukan sekadar pemenuhan kewajiban kemitraan, melainkan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar. Keberhasilan perusahaan harus berjalan bersama peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai mitra dalam ekosistem usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Koperasi Binjai Jaya Abadi, Teklau, mengatakan program tersebut telah lama dinantikan oleh anggota koperasi. Ia berharap kerja sama bersama PT BAL dapat semakin diperkuat sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi para pekebun plasma.

Baca Juga:  Harga CPO Malaysia Melonjak, Terdorong Reli Minyak Mentah dan Prospek Biodiesel

Sementara itu, Head of Corporate & Commercial Business 3 Bank Muamalat Indonesia, Fajar Kurniawan juga menyampaikan pihaknya antusias menjalin kolaborasi dengan Minamas Plantation melalui PT BAL dalam pembiayaan pembangunan kebun plasma.

Selain mendukung Koperasi Binjai Jaya Abadi, Bank Muamalat Indonesia juga membuka peluang pembiayaan untuk kebun plasma Koperasi Mitra Usaha Tani Sejahtera (MUTS) yang turut menjadi mitra strategis PT BAL.

Bagi PT BAL, pembangunan kebun plasma ini merupakan bagian dari pelaksanaan Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) sesuai regulasi pemerintah, terutama Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021 tentang FPKMS.

Melalui kolaborasi perusahaan, koperasi, pekebun, dan lembaga pembiayaan, program plasma ini diharapkan dapat menciptakan model kemitraan perkebunan kelapa sawit yang lebih inklusif, berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.