17 Desember 2025
Share:

Bisnissawit.com – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) diperkirakan bergerak lebih datar pada 2026. Analis TA Securities, Angeline Chin, memproyeksikan harga rata-rata CPO berada di kisaran MYR4.000 per ton, sebagaimana disampaikan dalam catatan riset terbarunya.

Arah harga yang melandai ini dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari kenaikan produksi global, melemahnya permintaan dari pasar utama seperti China dan India, hingga persaingan yang kian ketat dengan minyak nabati lain terutama minyak bunga matahari dan kedelai yang seiring membaiknya pasokan komoditas tersebut.

Di satu sisi, peningkatan produksi berpotensi menopang volume penjualan dan total output panen. Namun di sisi lain, tekanan harga diperkirakan akan menekan margin usaha di sektor hulu, khususnya bagi produsen yang memiliki struktur biaya relatif tinggi.

Dalam pandangannya, TA Securities masih mempertahankan rekomendasi netral untuk sektor perkebunan Malaysia. Untuk saham-saham terkait, Kuala Lumpur Kepong direkomendasikan beli, sementara SD Guthrie dan IOI Corp tetap berada pada peringkat tahan.

Sumber: Bloomberg Technoz

Baca Juga:  Agrinas Palma Tetapkan Jajaran Direksi Baru, Mohammad Abdul Ghani Menjabat Dirut