Bisnissawit.com — Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyerahkan dua unit bus mahasiswa kepada Politeknik LPP Yogyakarta dan Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI). Bantuan yang disalurkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN ini diserahkan secara resmi pada Jumat, 12 Desember 2025, di halaman Politeknik LPP Yogyakarta dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Direktur Politeknik LPP Yogyakarta, Dr. Ir. M. Mustangin, S.T., M.Eng., menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan PTPN III (Persero). Ia menegaskan bahwa fasilitas bus tersebut akan menjadi sarana penting untuk menunjang mobilitas mahasiswa dalam berbagai aktivitas, mulai dari praktikum lapangan, kunjungan industri, hingga kegiatan pengembangan diri.
Ketua LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., turut menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri. Menurutnya, kerja sama yang solid seperti ini adalah kunci peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ia juga mengingatkan bahwa LLDIKTI Wilayah V memiliki target strategis untuk meningkatkan jumlah program studi berpredikat unggul pada tahun 2028.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PTPN III (Persero), Endang Suraningsih, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan melalui Program TJSL. Tahun 2025, PTPN III memprioritaskan pemberian bantuan armada transportasi bagi lembaga pendidikan yang berperan besar mencetak SDM unggul perkebunan, termasuk Politeknik LPP dan ITSI.
“Program ini merupakan wujud nyata link and match serta co-creation antara dunia usaha dan dunia pendidikan. Kami berharap kolaborasi ini mampu menghasilkan SDM dan inovasi yang berkontribusi pada kemajuan sektor perkebunan nasional, sesuai dengan semangat PTPN Group: tumbuh, juara, bangun negeri,” ungkapnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis kunci bus kepada pimpinan masing-masing perguruan tinggi. Prosesi ini disaksikan oleh jajaran Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta, pimpinan PT LPP Agro Nusantara, serta civitas akademika Politeknik LPP dan ITSI.
Sebagai ungkapan syukur, dilakukan pemotongan pita dan penyiraman bus sebelum akhirnya unit tersebut diperlihatkan secara langsung kepada para tamu. Ketua Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta dalam sambutan penutup memberikan apresiasi tinggi kepada PTPN III atas konsistensi dukungannya terhadap dunia pendidikan perkebunan.
Ia optimistis fasilitas ini akan memberi manfaat besar bagi mahasiswa, baik dalam menunjang proses belajar maupun dalam pembentukan karakter dan profesionalisme lulusan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan bus oleh jajaran pimpinan serta undangan.
Dengan pengoperasian dua bus baru ini, Politeknik LPP Yogyakarta dan ITSI diharapkan semakin siap melahirkan lulusan kompeten yang mampu menjawab kebutuhan dan tantangan industri perkebunan nasional.