Bisnissawit.com – Pergerakan saham PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), salah satu emiten sawit di bawah Grup Salim, mendapat sorotan dari analis PT Ina Sekuritas Indonesia. Dalam kajian teknikal yang dirilis Rabu (3/9), saham LSIP direkomendasikan dengan peringkat Buy on Support.
Dilansir dari Bloomberg, secara industri harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) tengah mengalami rebound setelah sebelumnya melemah dua hari berturut-turut.
Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan impor CPO India pada Agustus yang menembus level tertinggi dalam 13 bulan terakhir, seiring harga CPO yang lebih bersaing dibandingkan minyak nabati lain seperti minyak kedelai.
Dari sisi teknikal, LSIP saat ini sedang bergerak naik dari lower line bullish trendline channel. Didukung penguatan indikator stochastic, analis memperkirakan bahwa area resistance terdekat saham LSIP berada di kisaran Rp1.380 – Rp1.470, sedangkan titik support diproyeksikan di Rp1.320 – Rp1.310.
Sebagai bagian dari lini usaha perkebunan Grup Salim, LSIP berfokus pada budidaya dan pengolahan kelapa sawit serta karet. Produk yang dihasilkan mencakup minyak sawit mentah (CPO), inti sawit (PK), dan berbagai turunan lainnya. Tak hanya itu, perseroan juga mengembangkan usaha di sektor perkebunan karet, kakao, hingga teh. (*)