Bisnissawit.com – Emiten perkebunan kelapa sawit, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp498 miliar atau setara Rp47 per lembar saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Berdasarkan keterangan pers yang diterima Media Bisnis Sawit, RUPST tersebut dihadiri para pemegang saham yang mewakili sekitar 94,55% kepemilikan saham. Dalam rapat, seluruh agenda yang diajukan perseroan mendapatkan persetujuan, termasuk pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025 serta penggunaan laba bersih perusahaan.
Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, mengatakan bahwa perseroan terus memperkuat fondasi bisnis dengan menerapkan pengelolaan yang hati-hati, meningkatkan produktivitas, memperbaiki efisiensi operasional, serta menjaga penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Menurut Andrianto, sepanjang 2025 industri menghadapi berbagai tantangan akibat dinamika geopolitik global, tekanan inflasi di sejumlah negara maju, hingga ketidakpastian perang dagang. Namun, DSNG tetap mampu menjaga ketahanan bisnis sekaligus mendorong penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan para pemangku kepentingan.
“Di tengah situasi yang penuh tantangan, perseroan terus fokus menjaga pertumbuhan berkelanjutan serta memperkuat fundamental bisnis,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2025, DSNG terus memperkuat lini bisnis utama yang mencakup perkebunan kelapa sawit, produk kayu, serta energi terbarukan dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Berkat kinerja tersebut, perseroan kembali memperoleh pengakuan internasional melalui daftar Forbes Asia’s Best Under A Billion dan Fortune Southeast Asia 500.
Ke depan, perusahaan akan melanjutkan strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui peningkatan operasional, penguatan budaya continuous improvement, serta pengelolaan risiko yang lebih adaptif dalam menghadapi perubahan ekonomi global maupun domestik.
Sebagai salah satu emiten saham sawit di Indonesia, DSNG saat ini mengelola perkebunan kelapa sawit dengan luas lahan tertanam mencapai 111,9 ribu hektare dan memiliki pabrik kelapa sawit berkapasitas total 675 ton per jam untuk mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi minyak sawit mentah (CPO).