4 November 2025
Share:

Bisnissawit.com — PT Mahkota Group Tbk (MGRO), emiten sektor perkebunan kelapa sawit, akan melepas kembali sebanyak 6 juta lembar saham hasil pembelian kembali (buyback) ke pasar modal mulai 10 November 2025. Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan perusahaan untuk menyesuaikan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana diatur dalam Peraturan No. 13/2023 dan No. 29/2023.

Peraturan tersebut mewajibkan emiten untuk mengalihkan saham hasil buyback ke pasar setelah jangka waktu tertentu. Selain memenuhi ketentuan regulasi, langkah ini juga bertujuan untuk meningkatkan likuiditas saham sawit MGRO di Bursa Efek Indonesia (BEI) sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap perusahaan.

Direktur MGRO, Nagian Toni, menjelaskan bahwa program pembelian kembali saham telah dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada 17 Maret–16 Juni 2020 dan 15 September–14 Desember 2022. Dari dua periode tersebut, total saham yang dibeli kembali mencapai 6 juta lembar, yang seluruhnya kini siap dilepas kembali ke publik.

“Proses pengalihan saham hasil buyback akan dilakukan sesuai dengan ketentuan harga minimum sebagaimana diatur dalam POJK No. 29/2023, serta memperhatikan kondisi pasar agar tetap sesuai dengan prinsip keterbukaan dan perlindungan bagi investor,” ujar Nagian dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Mahkota Group merupakan perusahaan induk dari sejumlah perkebunan dan pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Provinsi Riau dan Sumatera Utara. Didirikan pada 2011, MGRO saat ini memiliki enam pabrik kelapa sawit—dua di Sumatera Utara dan empat di Riau—serta satu Bulking Station di Dumai.

Perusahaan ini resmi mencatatkan sahamnya di BEI pada 12 Juli 2018 dengan total 703.688.000 lembar saham, atau 20 persen dari modal disetor penuh, pada harga perdana Rp225 per saham. Melalui penawaran umum perdana (IPO) tersebut, MGRO berhasil meraih dana sebesar Rp158,33 miliar, dengan PT Panin Sekuritas Tbk dan PT Jasa Utama Capital Sekuritas sebagai penjamin emisi utama.

Baca Juga:  Kementerian Perindustrian Pacu Diversifikasi Produk Kelapa Sawit Dari Kerajinan Hingga Batik

Melalui langkah pelepasan kembali saham hasil buyback ini, MGRO berharap dapat meningkatkan perputaran saham sawit di pasar, memperkuat fundamental perusahaan, serta memberikan sinyal positif terhadap prospek bisnis kelapa sawit Indonesia ke depan.

Sumber: SWA