7 Juni 2025
Share:

Bisnissawit.comPT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) merilis laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Mei 2025. Dalam laporan tersebut, terjadi dinamika kepemilikan saham di antara para pemegang utama, dengan perubahan signifikan tercatat pada saham non-warkat atau scripless.

Saham milik PT Nusantara Makmur tercatat mengalami penurunan sebesar 5.569.200 lembar saham, menjadi 2.265.858.600 saham atau setara 9,52% dari total saham beredar.

Penurunan ini diimbangi dengan peningkatan jumlah saham scripless yang dipegang oleh masyarakat umum sebesar jumlah yang sama, yakni 5.569.200 saham, menjadi total 8.605.008.645 saham atau setara 36,153%.

Sementara itu, pemegang saham terbesar masih dipegang oleh PT Samuel Tumbuh dengan kepemilikan 10.371.888.100 saham atau sebesar 43,576%, disusul oleh Ir. Teguh Patriawan yang memiliki 2.542.162.100 saham (10,681%).

Tidak ada perubahan kepemilikan saham tercatat dari pemegang lainnya seperti Miniwati Kasmita, Kurniadi Patriawan, dan Ester Hartati Satyono.

Secara keseluruhan, jumlah pemegang saham meningkat dari 2.448 pada bulan sebelumnya menjadi 2.501 per akhir Mei 2025, atau bertambah sebanyak 53 pemegang.

Laporan ini menunjukkan pergeseran kepemilikan saham dari institusi ke publik, yang mengindikasikan meningkatnya partisipasi investor ritel dalam kepemilikan NSSS. (*)

Baca Juga:  Benih Sawit Eksplorasi Tanzania Masuk Tahap Observasi Karantina hingga 2026