16 Juli 2025
Share:

Bisnissawit.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dari petani swadaya di sejumlah kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan tren kenaikan dalam sepekan terakhir. Meski begitu, harga yang diterima petani swadaya ini masih belum menyamai harga yang dinikmati oleh mitra plasma.

Dilansir dari Mediaperkebunan.id pada Rabu (16/7/2025) menyebutkan bahwa harga TBS dari petani swadaya saat ini masih berkisar antara Rp 2.450 hingga Rp 2.970 per kilogram (Kg), tergantung wilayah. Angka ini masih di bawah harga TBS mitra plasma, yang sudah menembus angka Rp 3.000 per Kg, terutama untuk tanaman sawit berusia 10–20 tahun.

“Rata-rata harga di lapangan saat ini berkisar di angka Rp 2.450 sampai Rp 2.970 per Kg,” ungkap Sopyan Daulay, petani sawit swadaya dari Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sekaligus pengurus DPW APKASINDO Provinsi Sumut.

Sopyan menjelaskan, harga tertinggi untuk TBS swadaya tercatat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sedangkan harga terendah ditemukan di Kabupaten Deli Serdang. Ia juga menyebutkan bahwa dibandingkan pekan sebelumnya, harga TBS swadaya mengalami kenaikan tipis, yakni sekitar Rp 20–30 per Kg.

Berikut daftar harga TBS sawit dari petani swadaya per Rabu (16/7/2025) di beberapa kabupaten sentra sawit Sumut:

  • Langkat: Rp 2.580
  • Deli Serdang: Rp 2.450
  • Serdang Bedagai: Rp 2.850
  • Simalungun: Rp 2.600
  • Batubara: Rp 2.620
  • Asahan: Rp 2.630
  • Labuhanbatu Utara (Labura): Rp 2.550
  • Labuhanbatu: Rp 2.570
  • Labuhanbatu Selatan (Labusel): Rp 2.560
  • Padang Lawas Utara (Paluta): Rp 2.560
  • Padang Lawas (Palas): Rp 2.750
  • Tapanuli Selatan (Tapsel): Rp 2.550
  • Tapanuli Tengah (Tapteng): Rp 2.580
  • Mandailing Natal (Madina): Rp 2.970
  • Pakpak Bharat: Rp 2.600

Dengan tren positif ini, petani berharap harga TBS terus membaik dan bisa setara dengan mitra plasma, mengingat biaya produksi dan tantangan di lapangan yang tidak sedikit.

Baca Juga:  Harga TBS Jambi Periode 24-30 Januari 2025 Turun Hingga Rp 39,72