25 Agustus 2025
Share:

Bisnissawit.com PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) tengah memasuki babak baru setelah resmi diambil alih oleh PT Ciliandra Perkasa (CP) sebagai pengendali baru. Usai transaksi akuisisi 3,05 miliar saham atau setara 91,17% kepemilikan pada 6 Mei 2025, CP wajib menggelar tender offer sesuai ketentuan POJK No.9/2018.

Manajemen ANJT menyampaikan, tender wajib ini ditujukan bagi para pemegang saham publik dengan jumlah maksimal 207,64 juta saham atau sekitar 6,19% dari total modal disetor penuh perseroan. Harga penawaran ditetapkan Rp1.813 per saham, dengan total nilai tender offer mencapai Rp376,46 miliar. Prospektus resmi tertanggal 25 Agustus 2025 menegaskan bahwa pengendali baru memiliki ketersediaan dana yang cukup untuk menuntaskan pembayaran tersebut.

Periode penawaran berlangsung mulai 26 Agustus hingga 24 September 2025, sementara pelunasan hasil transaksi dijadwalkan pada 3 Oktober 2025. PT BCA Sekuritas ditunjuk sebagai pelaksana tender offer ini.

Strategi Pasca Akuisisi

Aksi korporasi ini tidak semata-mata bertujuan memenuhi regulasi, melainkan juga membuka kesempatan bagi pemegang saham untuk melepas saham dengan harga yang telah ditetapkan. Lebih jauh, CP menyiapkan langkah strategis memperkuat peran ANJT dalam rantai pasok grup usaha.

Rencana yang diusung mencakup ekspansi lahan perkebunan melalui akuisisi, peremajaan tanaman sawit yang sudah tidak produktif dengan bibit unggul, serta peningkatan produktivitas tandan buah segar (TBS). Selain itu, akan ada pengembangan infrastruktur logistik dari kebun menuju pabrik, optimalisasi distribusi internal, hingga integrasi operasional dengan fasilitas pengolahan hilir milik grup.

Dengan strategi integrasi vertikal tersebut, ANJT diharapkan menjadi pemasok utama bahan baku, mendukung keberlanjutan pasokan, menekan biaya operasional, sekaligus meningkatkan daya saing.

“Melalui langkah ini, pengendali baru ingin mendorong pertumbuhan kinerja ANJT secara berkesinambungan, menciptakan efisiensi, dan memberi nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemegang saham,” ungkap manajemen.

Baca Juga:  Kegiatan Praktik Hilirisasi Produk Kelapa Sawit untuk Skala UKM