23 Mei 2026
Share:

Bisnissawit.com – Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta kembali mencetak lulusan unggul yang siap bersaing di dunia industri. Pada pelaksanaan Wisuda Sarjana ke-86 dan Pascasarjana ke-32 yang digelar di Grha INSTIPER, sebanyak 292 lulusan resmi dikukuhkan, terdiri dari 276 lulusan program sarjana dan 16 lulusan program magister.

Dari total lulusan tersebut, sebanyak 147 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude. Tak hanya itu, sekitar 24 persen lulusan bahkan telah diterima bekerja sebelum prosesi wisuda berlangsung.

Rektor INSTIPER, Harsawardana menegaskan bahwa tingginya serapan kerja lulusan tidak terlepas dari sistem pembelajaran yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

“Rata-rata waktu tunggu lulusan INSTIPER kurang dari 6 bulan setelah lulus,” ujarnya dikutip dari keterangan pers yang diterima Media Bisnis Sawit, Sabtu (23/5/26).

Ia juga menyebut, pada periode wisuda kali ini, terdapat lulusan yang telah memperoleh pekerjaan bahkan sebelum satu bulan dinyatakan lulus.

“Dalam wisuda kali ini tercatat 24% lulusan Program Sarjana dan Pascasarjana sudah diterima bekerja sebelum 1 bulan mereka dinyatakan lulus atau sesaat setelah yudisium,” jelasnya.

Menurut Harsawardana, keberhasilan tersebut didukung oleh kurikulum INSTIPER yang dirancang selaras dengan kebutuhan industri, termasuk melalui program magang, praktik lapangan, hingga INSTIPER Academy. Mahasiswa juga banyak memperoleh kesempatan direkrut langsung melalui skema “golden ticket” dari perusahaan mitra setelah menjalani magang.

Selain itu, INSTIPER juga mencatat sejarah baru dengan meluluskan 50 penerima Beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) angkatan pertama yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan SDM unggul di sektor perkebunan kelapa sawit nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan, Eddy Abdurrachman, menyampaikan apresiasinya kepada para lulusan melalui sambutan video.

Baca Juga:  Asosiasi Desa Sawit Indonesia Dukung Sertifikasi Berbasis Yurisdiksi

“Selamat untuk seluruh wisudawan. BPDP berkomitmen untuk meningkatkan SDM di industri kelapa sawit di bidang pendidikan melalui beasiswa, pelatihan, dan juga riset,” katanya.

Sementara itu, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Iim Mucharam, turut memberikan pesan kepada para wisudawan agar mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk mendukung industri perkebunan nasional.

“Kepada para wisudawan, aplikasikan ilmu yang telah kalian peroleh di kuliah dengan berkontribusi nyata pada industri perkebunan di Indonesia,” ujarnya.

Wisudawan terbaik program sarjana pada periode ini diraih oleh Muhammad Fadli Alamsyah dari Fakultas Pertanian dengan IPK 3,97. Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari INSTIPER dan berterima kasih atas dukungan seluruh civitas akademika selama masa studi.